Minggu, 17 April 2011

manusia dan tanggung jawab


Manusia dan Tanggung Jawab



Nama : ERNA ROHMAWATI

Kelas : 1ia09

Npm : 52410414


· pengertian tanggung jawab

Tanggung jawab menurut kamus umum Bahasa Indonesia adalah, keadaan wajib menanggung segala sesuatu, sehingga bertanggung jawab menurut kamus umum Bahasa Indonesia adalah berkewajiban menanggung, memikul jawab, menanggung segala sesuatunya atau memberikan jawab dan menanggung akibatnya.

Tanggung jawab adalah kesadaran manusia akan tingkah laku atau perbuatan yang disengaja maupun yang tidak di sengaja. Tanggung jawab juga berarti berbuat sebagai perwujudan kesadaran akan kewajiban. Tanggung jawab bersifat kodrati, artinya sudah menjadi bagian kehidupan manusia, bahwa setiap manusia pasti dibebani dengan tanggung jawab. Apabila ia tidak mau bertanggung jawab, maka ada pihak lain yang memaksa tanggung jawab itu. Apabila dikaji, tanggung jawab itu adalah kewajiban atau beban yang harus dipikul atau dipenuhi, sebagai akibat perbuatan pihak yang berbuat, atau sebagai akibat dari perbuatan pihak lain, atau sebagai pengabdian, pengorbanan pada pihak lain. Kewajiban beban itu ditujukan untuk kebaikan pihak yang berbuat sendiri atau pihak lain.

· jenis-jenis tanggung jawab

Tanggung jawab itu dapat dibedakan menurut keadaan manusia atau hubungan yang dibuatnya, atas dasar ini, lalu dikenal beberapa jenis tanggung jawab, yaitu

1. Tanggung jawab terhadap diri sendiri

Tanggung jawab terhadap diri sendiri menentukan kesadaran setiap orang untuk memenuhi kewajibannya sendiri dalam mengembangkan kepribadian sebagai manusia pribadi. Dengan demikian bisa memevahkan masalah-masalah kemanusiaan mengenai dirinya sendiri menurur sifat dasarnya manusia adalah mahluk bermoral, tetapi manusia juga pribadi. Karena merupakan seorang pribasi maka manusia mempunyai pendapat sendiri, perasaan sendiri, berangan-angan sendiri. Sebagai perwujudan dari pendapat, perasaan dan angan-angan itu manusia berbuat dan bertindak. Dalam hal ini manusia tidak luput dari kesalahan, kekeliruan, baik yang sengaja maupun yang tidak.

Contohnya : ketika kita di tuntut untuk melakukan tugas, misalnya ketika kita di percaya menjadi bendahara kelas yang bertugas memegang uang. Dalam hal ini kita di minta pertanggung jawabannya dalam menjaga uang tersebut agar tidak hilang atau terpakai oleh kita untuk keperluan pribadi.

2. Tanggung jawab terhadap keluarga
Keluarga merupakan masyarakat kecil. Keluarga terdiri dari suami, istri, ayah, ibu anak-anak, dan juga orang lain yang menjadi anggota keluarga. Tiap anggota keluarga wajib bertanggung jawab kepada keluarga. Tanggung jawab ini menyangkut nama baik keluarga. Tetapi tanggung jawab juga merupakan kesejahteraan, keselamatan dan kehidupan.

Contohnya: ketika seorang kepala rumah tangga, yang bertugas sebagai pemimpin keluarga, dan harus menafkahi keluarga tersebut. Maka kepala rumah tangga itu harus bertanggung jawab terhadap keluarganya, dan harus memutar otak untuk menjalankan tanggung jawab tersebut.

3. Tanggung jawab terhadap masyarakat
Pada hakekatnya manusia tidak bisa hidup tanpa bantuan manusia lain, sesuai dengan kedudukannya sebagai mahluk sosial. Karena membutuhkan manusia lain maka ia harus berkomunikasi dengan manusia lain. Sehingga dengan demikian manusia disini merupakan anggota masyarakat yang tentunya mempunyai tanggung jawab seperti anggota masyarakat yang lain agar dapat melangsungkan hidupnya dalam masyrakat tersebut. Wajarlah apabila segala tingkah laku dan perbuatannya harus dipertanggung jawabkan kepada masyarakat.

Contohnya: apabila kita mempunyai perusahaan yang bertugas untuk membangun sebuah gedung di atas lahan milik orang, maka kita harus memikirkan bagaimana caranya kita bertanggung jawab terhadap tanah tersebut, bagaimana kita bertanggung jawab terhadap lingkungan sekitar, dan apabila kita menggusur tanah seseorang, maka kita harus bertanggung jawab uuntuk mengganti rugi atas tanah tersebut.

4. Tanggung jawab kepada Bangsa / negara

Suatu kenyataan lagi, bahwa tiap manusia, tiap individu adalah warga negara suatu negara. Dalam berpikir, berbuat, bertindak, bertingkah laku manusia tidak dapat berbuat semaunya sendiri. Bila perbuatan itu salah, maka ia harus bertanggung jawab kepada negara.

Contohnya: gampang saja sudah banyak contohnya, misalnya apabila kita melakukan kesalahan yang merugikan bangsa ini, dan kita terbukti bersalah, maka kita harus bertanggung jawab terhadap apa yang kita lakukan.

5. Tanggung jawab terhadap Tuhan
Tuhan menciptakan manusia di bumi ini bukanlah tanpa tanggung jawab, melainkanuntuk mengisa kehidupannya manusia mempunyai tanggung jawab lngsung terhadap Tuhan. Sehingga tindakan manusia tidak bisa lepas dari hukum-hukum Tuhan yang dituangkan dalam berbagai kitab suci melalui berbagai macam agama. Pelanggaran dari hukum-hukum tersebut akan segera diperingatkan oleh Tuhan dan juka dengan peringatan yang keraspun manusia masih juga tidak menghiraukan maka Tuhan akan melakukan kutukan. Sebab dengan mengabaikan perintah-perintah Tuhan berarti mereka meninggalkan tanggung jawab yang seharusnya dilakukan manusia terhadap Tuhan sebagai penciptanya, bahkan untuk memenuhi tanggung jawab, manusia perlu pengorbanan.

Contohnya: ketika kita diminta petanggung jawabannya sebagai umat yang baik, yaitu dengan cara membayar zakat, salat, puasa dan mematuhi segala perintahNya.

· pengertian pengabdian

Pengabdian itu adalah perbuatan baik yang berupa pikiran, pendapat ataupun tenaga sebagai perwujudan kesetiaan, cinta, kasih sayang, hormat, atau satu ikatan dan semua itu dilakukan dengan ikhlas.

Pengabdian itu hakekatnya adalah rasa tanggung jawab, apabila orang bekerja keras sehari penuh untuk mencukupi kebutuhan, hal itu berarti mengabdi kepada keluarga. Lain halnya jika kita membantu teman dalam kesulitan, mungkin sampai berhari-hari itu bukan pengabdian, tetapi hanya bantuan saja

Pengertian pengabdian menurut WJS. Poerwodarminto adalah hal-hal yang berhubungan dengan mengabdi. Mengabdi adalah suatu penyerahan diri kepada “suatu” yang dianggap lebih, biasanya dilakukan dengan ikhlas, bahkan diikuti pengorbanan. Dimana pengorbanan berarti suatu pemberian untuk menyatakan kebaktian, yang dapat berupa materi, perasaan, jiwa raga. Dengan begitu,Pengabdian adalah perbuatan baik yang berupa pikiran, pendapat ataupun tenaga sebagai perwujudan kesetiaan, cinta, kasih sayang, honnat, atau satu ikatan dan semua itu dilakukan dengan ikhlas.

· Macam-macam pengabdian

Munculnya pengabdian karena ada Tanggung Jawab, maka pengabdian dibedakan menjadi beberapa macam antara lain :

a. Pengabdian terhadap Tuhan YME yaitu penyerahan diri secara penuh terhadap Tuhan dan merupakan perwujudan tanggung jawab yang diikuti oleh pengorbanan. Misalnya : shalat,zakat,puasa.

b. Pengabdian kepada Masyarakat, karena manusia hidup dan dibesarkan di dalam masyarakat sehingga pengabdian dan pengorbanan sebagai perwujudan tanggng jawab terhadap masyarakat.

c. Pengabdian kepada Raja, yaitu suatu penyerahan diri kepada raja yang melindunginya.

d. Pengabdian Kepada Negara, pengabdian yang timbul karena seseorang merasa iktu bertanggung jawab terhadap kelestarian negara dan demi persatuan dan kesatuan bangsa.

e. Pengabdian kepada harta, karena seseorang menganggap harta yang menghidupinya. Sehinggga tindakannya semata-mata demi harta, bahkan rela berkorban untuk mempertahankan hartanya.

Contoh pengabdian :

Ada seorang pemuda yang sangat kaya raya di lingkungan tempat tinggalnya, namun kekayaan itu membuatnya menjadi manusia yang kafir. Pemuda itu sangat memuja-muja kekayaan yang dimilikinya. Orang-orang disekitarnya memanggilnya “pemuda si gila harta”. Dirinya melakukan apapun demi memiliki harta yang ia inginkan. Bahkan ia rela untuk menyembah berhala demi hartanya bertambah banyak. Dan ia pun menjadi manusia yang sombong, angkuh dan pelit untuk mempertahankan hartanya tersebut.

· pengertian pengorbanan

Pengorbanan berasal dari kata korban atau kurban yang berarti persembahan, sehingga pengorbanan berarti pemberian untuk menyatakan kebaktian. Dengan demikian pengorbanan yang bersifat kebaktian itu mengandung unsur keikhlasan yang tidak mengandung pamrih suatu pemberian yang didasarkan atas kesadaran moral yang tulus ikhlas semata-mata.

Pengorbanan dalam arti pemberian sebagai tanda kebaktian tanpa pamrih dapat dirasakan bila kit membaca atau mendengarkan kotbah agama. Dari kisah para tokoh agama atau nabi, manusia memperoleh tauladan, bagaimana semestinya wajib berkorbanan.

· macam macam pengorbanan

1. pengorbanan terhadap masyarakat

2. pengorbanan terhadap diri sendiri dan keluarga

3. pengorbanan apa yang telah kita miliki dan bisa kita pertanggung jawabkan

akibat dari pengorbanan : kita akan merasa kecewa sedih dan apapun itu jika kita harus rela kehilangan cinta ataupun barang yang kita miliki .

Contoh pengorbanan:

Pak Madi dan keluarga adalah keluarga yang sederhana. Mereka hidup di rumah kecil dipinggiran ibu kota. Cita-cita sang anak yang ingin bersekolah membuat hati sang ayah merasa terharu. Pak’ Madi pun bekerja keras demi menyakolahkan sang anak, ia rela berkorban demi sang anak. Bahkan ia rela menjual 1 ginjalnya untuk mendapatkan biaya sekolah dan biaya kehidupan sehari-hari.

Bentuk pengorbanan yang dilakukan pak’ madi merupakan salah satu bentuk pengorbanan untuk dirinya sendiri dan juag untuk keluarga.

Opini

Menurut pendapat saya, sebuah tanggung jawab itu harus berasal dari dalam diri masing-masing, bukan karena paksaan ataupun karena alasan lain. Dalam hidup ini manusia mempunyai tanggung jawab masing-masing. Tanggung jawab bukan hanya untuk diri seendiri tapi juga untuk lingkungan sekitar kita dan tentunya untuk Tuhan. Bertanggung jawab terhadap diri sendiri sangat penting dalam hidup, apabila kita mempunyai tanggung jawab yang kita tanamkan sejak dini maka sampai tua nanti kita akan terbiasa terhadap tanggung jawab itu. Namun apabila kita tidak mempunyai rasa tanggung jawab sedikit pun, maka hidup kita akan terasa sia-sia. Apabila kita telah melaksanakan tanggung jawab kita, maka yakinlah kita akan menerima balasan yang setimpal. Tidak ada usaha yang sia-sia apabila kita melakukan usaha itu dengan kesungguhan hati, dan tidak ada hasil yang sia-sia apabila kita telah melakukan tanggung jawab kita dengan sungguh-sungguh.

sumber

http://ocw.gunadarma.ac.id/course/psychology/study-program-of-psychology-s1/ilmu-budaya-dasar/manusia-dan-tanggung-jawab

http://dewwhocure-marimengerjakantugas.blogspot.com/2010/12/manusia-dan-tanggung-jawab.html

http://meilimeili.wordpress.com/2011/03/30/bab-vii-manusia-dan-tanggung-jawab-pengabdian-dan-macam-macam-pengabdian/

0 komentar:

Poskan Komentar